banner 728x250
TNI  

Tak Lagi Memutar 5 Kilometer, Jembatan Garuda Buka Jalan Baru bagi Warga Surabaya

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

Suarademokrasi, SURABAYA – Kehadiran Jembatan Gantung Garuda di Genting Kalianak, Surabaya, membuka akses baru bagi masyarakat sekaligus memangkas jarak tempuh warga yang selama ini harus memutar beberapa kilometer untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya TNI Angkatan Darat (TNI AD) membantu membuka akses masyarakat di wilayah yang membutuhkan.

Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. meninjau langsung Jembatan Gantung Garuda tersebut, Rabu (2/9/2026). Dalam kunjungannya, Kasad melihat kondisi jembatan sekaligus manfaatnya bagi mobilitas masyarakat di sekitar Genting Kalianak.

Kasad mengatakan, kebutuhan terhadap jembatan seperti ini salah satunya berangkat dari pengalaman TNI AD saat membantu penanganan bencana di Aceh. Ketiadaan jembatan membuat pergerakan personel maupun distribusi logistik harus menempuh jarak yang lebih jauh. “Pengalaman kita di Aceh, ketika ada bencana, karena jembatan tidak ada, kita harus memutar lima sampai enam kilometer untuk membawa logistik,” ujarnya.

Menurut Kasad, kondisi serupa menunjukkan bahwa keberadaan jembatan, meskipun dibangun secara sederhana, dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Jembatan Gantung Garuda dinilai efektif membuka akses yang sebelumnya sulit dilalui dan memudahkan aktivitas warga. “Jembatan ini ternyata cukup efektif untuk membantu membuka akses masyarakat,” kata Kasad.

Ia menambahkan, masih terdapat masyarakat, termasuk anak-anak sekolah, yang harus melintasi sungai atau menggunakan jembatan dengan kondisi yang sudah tidak layak. Karena itu, TNI AD berupaya membantu menghadirkan akses sederhana yang dapat langsung digunakan masyarakat.

“Masih banyak masyarakat, termasuk anak-anak sekolah, yang harus melintasi sungai atau menggunakan jembatan yang kondisinya sudah rusak,” ujarnya.

Kasad menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto kepada TNI untuk membantu pembangunan jembatan di berbagai wilayah. Kehadiran TNI AD dalam pembangunan infrastruktur tersebut bukan untuk mengambil alih program pemerintah daerah, melainkan membantu masyarakat yang memang membutuhkan akses.

“Kita membangun jembatan sederhana, yang penting akses masyarakat bisa terbuka dan aktivitas mereka menjadi lebih mudah,” tegasnya. “Ini bukan untuk menggantikan program pemerintah daerah, tetapi membantu masyarakat yang memang membutuhkan akses,” pungkas Kasad.

Melalui pembangunan infrastruktur sederhana namun memiliki manfaat langsung, TNI AD terus berupaya hadir di tengah masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.  (Dispenad/L)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

slot thailandslot thailand gacorjudi online atau investasi legal mana yang lebih aman 1main game dapat point dana cuma 10 menit sehari begini caranya 1pola main game penghasil gopay coin yang bikin lebih aman 1ramai dibahas judi online tapi risikonya tak main main 1main game dapat point ovo hasil uji coba yang aman 1main game biasa atau game penghasil saldo dana mana cuan 1uji klaim game mahjong ways dapat saldo dana aman 1cek dulu sebelum coba game mahjong ways dapat saldo dana 2lagi tren main game gates of olympus hadiah point gopay cek 1permainan sweet bonanza dapat ovo cash atau jebakan 1promo resmi atau saldo gratis mahjong ways beri saldo dana 1mahjong ways beri saldo dana cek fakta dan risiko 2026 2game gates of olympus kejutan point ovo aman dicoba 1cek aturan promo saat main sweet bonanza kejutan ovo point 1