banner 728x250

Kadiskopindag Papua Pegunungan Terus Mendorong Keterlibatan OPD dalam Berbagai Kegiatan Nasional

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

Suarademokrasi, Jakarta – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menyatakan komitmennya untuk terus menyesuaikan diri dengan agenda nasional, khususnya dalam bidang perdagangan, perindustrian, koperasi, dan UKM.

‎Hal ini disampaikan Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Provinsi Papua Pegunungan, Alpius Yigibalom, saat menghadiri kegiatan Indonesian Market Surveillance (INAMS) oleh Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan, Senin (19/1/2026).

‎Alpius mengatakan, kegiatan yang diikutinya merupakan pengalaman pertama sejak Provinsi Papua Pegunungan resmi berjalan secara definitif. Ia menilai kegiatan tersebut sangat menarik dan bermanfaat, serta berharap dapat menjadi agenda rutin ke depan.

‎“Kegiatan hari ini sangat menarik dan luar biasa. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi agenda nasional yang berkesinambungan,” ujarnya saat ditemui di Jakarta Pusat, Senin (19/1/2026).

‎Ia menjelaskan, Provinsi Papua Pegunungan baru berjalan sekitar delapan bulan dengan gubernur definitif yang baru menjabat sekitar tujuh bulan. Kondisi ini membuat pemerintah daerah masih terus menyesuaikan diri dengan struktur organisasi perangkat daerah (OPD) yang baru dibentuk.

‎‎“Saat ini kami masih dalam tahap penyesuaian OPD. Ada empat bidang yang tergabung dalam satu dinas, yaitu perindustrian, perdagangan, koperasi, dan UKM. Ke depan, kemungkinan besar OPD ini akan dipisah menjadi dua atau lebih sesuai kebutuhan,” jelasnya.

‎Menurut Alpius, materi yang diperoleh dalam kegiatan tersebut sangat bermanfaat, terutama terkait pentingnya pengawasan terhadap setiap produk yang masuk dan beredar di masyarakat. Ia menegaskan bahwa pengawasan membutuhkan data yang akurat agar barang yang tidak memenuhi standar tidak sampai ke konsumen.

‎“Setiap produk yang masuk harus diawasi, dan pengawasan itu membutuhkan data yang baik. Jangan sampai barang yang beredar tidak layak atau tidak memenuhi ketentuan,” tegasnya.

‎Dalam kesempatan itu, ia juga mengapresiasi sepuluh provinsi yang menerima penghargaan atas kinerja terbaiknya dalam pengawasan dan pelaporan produk. Menurutnya, capaian tersebut menjadi motivasi bagi Papua Pegunungan untuk terus belajar dan meningkatkan kinerja.

‎“Saya mengapresiasi daerah-daerah yang menerima penghargaan hari ini. Mereka hebat, dan ini menjadi pembelajaran bagi kami untuk menyesuaikan langkah ke depan,” katanya.

‎Alpius berharap Papua Pegunungan dapat meraih prestasi serupa pada tahun-tahun mendatang, meskipun ia mengakui bahwa hal tersebut membutuhkan waktu dan proses.

‎“Kami berharap ke depan bisa mendapatkan penghargaan juga, tetapi tentu perlu waktu karena ini baru pertama kali kami mengikuti kegiatan seperti ini,” ucapnya.

‎Ia menambahkan, sejak menjabat sebagai kepala dinas sekitar empat bulan terakhir, dirinya terus mendorong keterlibatan OPD dalam berbagai kegiatan nasional agar daerahnya tidak tertinggal dalam program-program strategis pemerintah pusat.

‎“Ke depan, kami berharap setiap kegiatan penting seperti ini, OPD-OPD di daerah kami dapat terlibat secara aktif,” pungkas Alpius. (Lucky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *