Suarademokrasi, Jakarta — PT Delici Pangan Indo Jaya, produsen bawang goreng merek Bawang Delici, meraih penghargaan Top 50 Koperasi & UKM Ekspor Awards 2026 yang diselenggarakan Peluang Media Group bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UMKM. Penganugerahan berlangsung di Jakarta, Selasa (10/2/2026), dan dihadiri pelaku UMKM dari berbagai daerah, pejabat kementerian, serta media nasional.
Penghargaan tersebut diberikan kepada pelaku usaha yang dinilai berhasil menembus pasar ekspor, menjaga kualitas produk, serta berkontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat sekitar. PT Delici Pangan Indo Jaya meraih predikat Great pada kategori Food and Beverage (F&B).
Direktur PT Delici Pangan Indo Jaya, Catrina Hainama, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menuturkan usaha yang kini memiliki pabrik di Cirebon, Jawa Barat, berawal dari skala rumahan.
“Awalnya kami memproduksi dari rumah dengan kapasitas terbatas. Seiring permintaan meningkat, kami membangun pabrik di Cirebon dan mulai menembus pasar internasional,” ujar Catrina.
Saat ini, produk bawang goreng Delici telah dipasarkan ke sejumlah negara, di antaranya Singapura, Hong Kong, dan Australia.
Meski demikian, Catrina mengakui industri bawang goreng nasional menghadapi tantangan, terutama tingginya harga bahan baku bawang merah lokal dibandingkan produk impor dari Vietnam dan India.
“Kami sudah punya pasar di luar negeri, tetapi harga bawang merah lokal yang lebih mahal membuat kami sulit bersaing. Padahal kualitas bawang merah Indonesia, khususnya dari Brebes, sangat baik dan aromanya khas,” katanya.
Ia berharap pemerintah dapat memberikan dukungan, baik melalui stabilisasi harga bahan baku, fasilitas penyimpanan dingin, maupun promosi produk UMKM pangan olahan di pasar global. Menurutnya, permintaan terhadap bawang goreng lokal sebenarnya cukup tinggi, namun daya saing harga masih menjadi kendala.
“Kami yakin ada konsumen yang menyukai bawang goreng lokal. Dengan dukungan fasilitas dan promosi, produk Indonesia bisa lebih kompetitif,” ujarnya.
Selain memperluas pasar ekspor, perusahaan juga terus memberdayakan masyarakat sekitar pabrik di Cirebon melalui penyerapan tenaga kerja serta kemitraan pemasok bahan baku.
Ajang Top 50 Koperasi & UKM Ekspor Awards 2026 sendiri digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap pelaku UMKM yang berhasil meningkatkan kualitas, memperluas pasar internasional, dan memperkuat kontribusi ekonomi nasional melalui kegiatan ekspor. (L)


















