Suarademokrasi, Jakarta – PT Nafiri Java Sentosa (NJS Gold) tidak memasang target berlebihan dalam keikutsertaannya di Jakarta International Jewellery Fair (JIJF) 2026. Perusahaan perhiasan emas itu justru menitikberatkan inovasi produk agar tetap terjangkau di tengah tingginya harga emas.
Owner NJS Gold Naomi Julia Soegianto mengatakan perusahaannya rutin meluncurkan produk baru setiap bulan sehingga pameran kali ini bukan difokuskan pada peluncuran produk spesial.
“Setiap bulan kami juga punya produk baru, jadi di JIJF ini tidak terlalu spesial. Kami lebih fokus bagaimana membuat inovasi yang lebih baik supaya tetap terjangkau oleh masyarakat, apalagi harga emas sedang tinggi,” kata Naomi di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (12/2/2026).
Ia mengaku tidak berekspektasi tinggi terhadap capaian penjualan selama pameran. Meski begitu, antusiasme pengunjung pada hari pertama dinilai cukup positif.
“Kami tidak memasang ekspektasi terlalu tinggi, tapi pengunjungnya cukup luar biasa. Hari pertama ini cukup bagus, hanya untuk hari-hari selanjutnya kami masih melihat perkembangan,” ujarnya.
Menurut Naomi, keikutsertaan NJS Gold dalam pameran juga menjadi momentum untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai emas sebagai instrumen investasi.
Ia menilai masih banyak masyarakat yang belum memahami bahwa emas dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan finansial jangka pendek maupun jangka panjang.
“Harapannya market tercapai, tetapi yang penting kami juga ingin mengedukasi masyarakat bahwa emas merupakan salah satu investasi terbaik. Sebenarnya bisa untuk jangka panjang maupun jangka pendek, hanya saja banyak orang belum terlalu mengerti,” tutupnya. (L)


















