Suarademokrasi, Jakarta – Ketua Umum Persaudaraan Timur Raya (PETIR) Emmamuel Alex Kadju berharap Badan Musyawarah Masyarakat Bima (BMMB) tetap solid dan ke depan bisa membangun kolaborasi lintas organisasi masyarakat, khususnya dengan PETIR.
“Harapan saya BMMB tetap solid, mungkin ke depan bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan PETIR, karena PETIR ini induk dari organisasi rumah adatnya orang Indonesia Timur,” ujar Emmamuel di Gedung Juang 45, Menteng, Jakarta, Jumat (14/2/2026).
Ia menjelaskan, jaringan PETIR telah tersebar luas di Indonesia. Organisasi tersebut menaungi komunitas dari tujuh wilayah kepulauan besar.
“Kami ada di tujuh pulau besar, mulai dari Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, NTB, NTT, hingga Bali. Kurang lebih mencakup 23 provinsi,” ungkapnya.
Emmamuel juga berharap seluruh organisasi kemasyarakatan, khususnya yang berada di wilayah Jabodetabek, dapat memperkuat persatuan melalui kolaborasi bersama.
“Harapan saya ke depan kita bisa bersinergi oleh seluruh ormas yang ada di bangsa ini, khususnya yang ada di Ibu Kota Jabodetabek,” katanya.
Terkait Musyawarah Nasional (Munas) IX BMMB, Emmamuel menyatakan dukungannya kepada salah satu kandidat calon ketua umum.
“Untuk calon Ketum BMMB saya menjagokan Dr. Firdaus Juwait SH, MH karena kedekatan saya dan beliau track record-nya baik dan bagus,” tegasnya.
Meski demikian, ia menegaskan siapapun yang terpilih nantinya diharapkan mampu menjadi pemimpin yang amanah dan menyatukan masyarakat Bima di perantauan.
“Siapapun yang terpilih nanti semoga bisa menjadi pemimpin yang amanah, yang mampu menyatukan keluarga besar masyarakat Bima di ibu kota dan lebih rendah hati,” pungkasnya.
Selain itu, PETIR juga berencana menggelar pelantikan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) pada 11 April 2026. Sejumlah lokasi tengah dipertimbangkan, yakni Sentul, Ciracas, dan JIExpo Kemayoran. (L)


















