Suarademokrasi, Jakarta — Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Agus Himawan, Perumda Pasar Jaya terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan program-program berbasis sosial kemasyarakatan. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Bazar Prime Ramadan 2026 yang digelar di halaman Balai Kota DKI Jakarta, pada 9–10 Maret 2026.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Perumda Pasar Jaya, PT Food Station Tjipinang Jaya, dan Perumda Dharma Jaya dalam menghadirkan bazar sembako murah bagi masyarakat selama bulan suci Ramadan. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Gubernur Pramono Anung turut meninjau langsung pelaksanaan bazar tersebut. Kehadiran bazar ini tidak hanya menjadi ruang bagi masyarakat memperoleh bahan pangan murah, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku usaha kecil.
Dalam program tersebut, masyarakat dapat menebus paket sembako senilai sekitar Rp150.000 dengan harga hanya Rp100.000. Kebijakan ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus meringankan beban pengeluaran rumah tangga selama Ramadan.
Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, menjelaskan bahwa total 3.000 paket sembako disediakan dalam bazar tersebut, dengan masing-masing BUMD pangan menyiapkan 1.000 paket.
“Dalam kegiatan ini masyarakat dapat menebus paket sembako senilai Rp150.000 dengan harga tebus Rp100.000,” ujar Agus dalam keterangannya di Jakarta.
Sebagai salah satu BUMD pangan utama di ibu kota, Perumda Pasar Jaya menghadirkan paket sembako yang berisi beras premium 5 kilogram, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, serta kantong belanja. Paket ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat selama Ramadan dengan harga yang lebih ramah di kantong.
Sementara itu, PT Food Station Tjipinang Jaya menyediakan paket sembako dengan variasi produk seperti beras, minyak goreng, gula pasir, mi instan, kecap, garam, dan susu. Adapun Perumda Dharma Jaya turut melengkapi kebutuhan pangan masyarakat dengan menghadirkan produk berbasis protein hewani, seperti daging.
Selain menghadirkan sembako murah, bazar Ramadan ini juga diramaikan oleh puluhan tenant Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjajakan berbagai produk makanan, minuman, hingga kebutuhan rumah tangga.
Melalui berbagai program sosial seperti bazar pangan murah ini, kepemimpinan Agus Himawan di Perumda Pasar Jaya dinilai berhasil memperkuat peran BUMD tidak hanya sebagai penggerak ekonomi daerah, tetapi juga sebagai institusi yang hadir langsung membantu masyarakat, khususnya dalam momentum penting seperti bulan suci Ramadan.
Pemerintah Provinsi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap kegiatan bazar Ramadan ini dapat terus berlanjut sebagai program rutin yang mampu menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kecil di Jakarta. (Humas Mio/L)



















