Suarademokrasi, Jakarta – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jaya/Jayakarta kini resmi dijabat jenderal bintang tiga usai dilaksanakannya validasi organisasi di tubuh TNI.
Peresmian tersebut dilakukan dalam laporan korps kenaikan pangkat (kenkat) yang dipimpin Panglima TNI Agus Subiyanto di Aula Gatot Soebroto, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (26/3).
Dalam kegiatan yang dibarengi serah terima jabatan (sertijab) itu, sebanyak 57 perwira tinggi (pati) TNI memperoleh kenaikan pangkat. Rinciannya, 47 pati TNI Angkatan Darat, sembilan pati TNI Angkatan Laut, dan satu pati TNI Angkatan Udara.
Salah satu perwira yang naik pangkat adalah Pangdam Jaya Deddy Suryadi yang kini menyandang pangkat Letnan Jenderal (Letjen), dari sebelumnya Mayor Jenderal (Mayjen).
Dalam keterangan tertulis Pusat Penerangan TNI disebutkan, pelaksanaan sertijab dan laporan korps kenaikan pangkat ini menjadi bagian dari upaya memperkuat organisasi.
“Pelaksanaan sertijab dan laporan korps kenaikan pangkat ini mencerminkan komitmen TNI dalam memperkuat organisasi melalui regenerasi kepemimpinan yang profesional dan adaptif dalam menghadapi tantangan tugas yang dinamis,” demikian keterangan resmi tersebut.
Dengan perubahan ini, Kodam Jaya menjadi satu-satunya komando daerah militer yang dipimpin oleh jenderal bintang tiga.
Kenaikan pangkat Pangdam Jaya juga diikuti oleh Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya Zulhadrie S. Mara yang kini berpangkat Mayor Jenderal (Mayjen), dari sebelumnya Brigadir Jenderal (Brigjen).
Selain itu, sejumlah pejabat utama Kodam Jaya turut mengalami kenaikan pangkat satu tingkat, di antaranya Asisten Perencanaan (Asrendam) Brigjen Chandra Ariyadi Prakosa, Asisten Intelijen (Asintel) Brigjen Sri Marantika Beruh, serta Asisten Operasi (Asops) Brigjen M. Iswan Nusi, yang sebelumnya berpangkat Kolonel. (Siska)



















