banner 728x250

PD IGRA Jakarta Utara Gelar AKSERA dan Halal Bihalal, Ratusan Guru Padati Ancol

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

Suarademokrasi, Jakarta Utara – Pimpinan Daerah Ikatan Guru Raudhatul Athfal (PD IGRA) Jakarta Utara menggelar kegiatan AKSERA ( Ajang Kreativitas Seni Olahraga dan Agama ) yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal di Pasar Seni Ancol, Selasa (7/4/2026). Kegiatan ini diikuti ratusan guru RA se-Jakarta Utara dan berlangsung meriah.

Mengusung tema “Membangun Kreativitas dan Karakter Religius Anak melalui Seni, Olahraga dan Nilai Keagamaan”, acara ini dihadiri sekitar 500 guru dari berbagai lembaga pendidikan anak usia dini di bawah naungan Kementerian Agama.

Ketua PD IGRA Jakarta Utara, Hj. Subur Sutrismi, mengatakan kegiatan ini merupakan penggabungan dua agenda besar yang sebelumnya sempat tertunda. Namun, penundaan tersebut justru membawa dampak positif karena jumlah peserta yang hadir meningkat signifikan.

“Alhamdulillah, hari ini kami bisa mengumpulkan hampir 500 guru di Ancol. Biasanya sangat sulit menghadirkan peserta sebanyak ini,” ujar Subur.

Ketua PD IGRA Jakarta Utara, Hj. Subur Sutrismi M.PD
Ketua PD IGRA Jakarta Utara, Hj. Subur Sutrismi M.PD

Menurutnya, momentum Halal Bihalal pasca-Idulfitri menjadi penyemangat baru bagi para guru untuk kembali menjalankan tugas mendidik anak-anak usia dini dengan penuh semangat dan kreativitas.

“Guru harus menjadi sosok yang menyenangkan dan selalu dirindukan anak-anak,” tambahnya.

Dalam kegiatan AKSERA  yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 12.00 WIB, tercatat 120 RA dari total 160 RA di Jakarta Utara turut berpartisipasi. Sebanyak 410 peserta ambil bagian dalam 11 jenis perlombaan yang digelar.

Selain itu, PD IGRA Jakarta Utara juga meluncurkan program Rumah Tahfiz sebagai upaya pembinaan karakter religius anak sejak dini. Program ini telah berjalan selama tiga bulan dan saat ini membina sekitar 30 santri dari berbagai sekolah di Jakarta Utara.

Peresmian Rumah Tahfiz dilakukan oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Jakarta Utara, Samsurial.

Subur berharap, melalui berbagai program tersebut, para guru dapat terus meningkatkan kualitas diri menjadi tenaga pendidik yang inovatif, kreatif, dan berdedikasi tinggi.

“Pendidikan anak usia dini sangat penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa agar kelak menjadi pemimpin yang jujur, amanah, dan bertanggung jawab,” tutupnya. (L)

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *