Suarademokrasi, Jabar – Polda Jawa Barat (Jabar) berhasil mengungkap 1154 tersangka narkoba yang terdiri dari tiga cluster. Tiga orang di antaranya adalah produsen yang mencoba membangun jaringan di Jawa Barat, 942 orang adalah pengedar, dan 159 orang adalah pemakai.
Direktur Reserse Narkoba Polda Jabar, Kombes Pol. Albert RD, menyatakan bahwa penangkapan ini merupakan hasil dari kerja sama yang baik antara aparat kepolisian dan masyarakat. “Kami telah memutuskan mata rantai peredaran narkoba dengan menangkap 942 pengedar dan akan menangani 159 pemakai secara fungsional,” ujarnya.
Polda Jabar juga telah melaksanakan rehabilitasi kepada 121 pemakai berdasarkan prinsip restoratif justice. “Kami akan terus melakukan upaya-upaya untuk memberantas peredaran narkoba dan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tambah Kombes Pol. Albert RD.
Masyarakat diimbau untuk terus memberikan informasi jika ada indikasi peredaran narkoba di lingkungan sekitar. Dengan kerja sama yang baik antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan peredaran narkoba dapat ditekan seminimal mungkin.
Polda Jabar akan terus bekerja keras untuk memberantas peredaran narkoba dan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (Siska)



















