banner 728x250
POLRI  

Polsek Kelapa Dua Gerak Cepat Bantu Driver Ojol, Motor yang Diduga Ditarik Paksa Oknum DC Dikembalikan

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

Suarademokrasi, TANGERANG – Aksi cepat jajaran Polsek Kelapa Dua menuai apresiasi publik usai membantu seorang pengemudi ojek online (ojol) yang mengaku menjadi korban dugaan penarikan paksa sepeda motor oleh oknum debt collector (DC) atau mata elang (matel), Senin (25/5/2026).

Kapolsek Kelapa Dua AKP Rokhmatulloh turun langsung menangani laporan tersebut setelah korban mendatangi kantor polisi untuk meminta perlindungan. Peristiwa itu pun viral di media sosial dan mendapat banyak respons positif dari masyarakat.

Dalam keterangannya, pengemudi ojol mengaku sempat diberhentikan di jalan raya oleh sejumlah oknum matel. Dalam situasi tersebut, motor yang digunakan sehari-hari untuk bekerja diduga dibawa secara sepihak.

Merasa bingung dan khawatir kehilangan mata pencaharian, korban kemudian memilih melapor ke Polsek Kelapa Dua, Polres Tangerang Selatan.

Mendapat laporan itu, AKP Rokhmatulloh bersama anggotanya langsung bergerak menuju lokasi yang disebut menjadi tempat berkumpulnya para oknum debt collector.

Setibanya di sebuah ruko, Kapolsek memberikan penjelasan sekaligus teguran tegas kepada pihak yang berada di lokasi. Meski demikian, pendekatan yang dilakukan tetap mengedepankan sikap humanis.

Dalam video yang beredar di media sosial, AKP Rokhmatulloh menegaskan bahwa penghentian kendaraan di jalan raya tidak boleh dilakukan sembarangan.

“Tidak boleh menghentikan kendaraan di jalan raya. Yang memiliki kewenangan melakukan pemeriksaan kendaraan di jalan hanya pihak kepolisian,” tegas AKP Rokhmatulloh.

Ia juga mengingatkan bahwa proses penagihan kendaraan wajib dilakukan sesuai prosedur hukum dan tidak boleh meresahkan masyarakat.

Setelah dilakukan mediasi di lokasi, motor beserta kunci akhirnya dikembalikan kepada pengemudi ojol tersebut.

Suasana haru pun terlihat saat korban menerima kembali kendaraan yang menjadi alat utama mencari nafkah bagi keluarganya.

“Terima kasih banyak Pak Kapolsek atas bantuannya,” ujar pengemudi ojol tersebut.

Langkah cepat Polsek Kelapa Dua mendapat apresiasi dari masyarakat dan warganet. Banyak pihak menilai tindakan tersebut menjadi bukti hadirnya polisi sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, khususnya bagi warga kecil yang membutuhkan bantuan di lapangan.

Masyarakat berharap penanganan serupa terus dilakukan terhadap praktik-praktik penarikan kendaraan yang dinilai meresahkan agar situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga. (Siska)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *