Suarademokrasi, Jakarta — Ribuan warga Kawanua dari berbagai penjuru tanah air hingga mancanegara berkumpul dalam Perayaan Natal dan Kunci Taong Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) Tahun 2026 yang digelar di Balai Samudra, Jakarta.
Sekitar 2.500 peserta mengikuti perayaan ini, baik secara langsung maupun melalui siaran daring, menandai kuatnya ikatan persaudaraan Kawanua lintas wilayah dan generasi. Perayaan berlangsung dalam suasana khusyuk, hangat, dan penuh sukacita. Nuansa iman berpadu dengan kekayaan budaya Kawanua, mencerminkan komitmen keluarga besar Kawanua dalam merawat nilai-nilai spiritual sekaligus identitas budaya di tengah dinamika zaman.
Acara ini dihadiri Ketua Umum DPP Kerukunan Keluarga Kawanua, Ibu Angelica Tanker, bersama para dewan pembina, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen keluarga besar Kawanua.
Natal dan Kunci Taong Kawanua 2026 mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” dengan subtema “Kasih Kristus Sempurna Bagi Kita dalam Menjaga Akar, Menyatukan Hati, dan Menjadi Cahaya.
” Tema tersebut menegaskan makna Natal sebagai perayaan iman atas kehadiran Allah yang senantiasa menyertai kehidupan keluarga dan komunitas, sekaligus panggilan untuk hidup dalam kasih dan terang Kristus.
Pesan tema diwujudkan melalui rangkaian ibadah, refleksi rohani, serta penampilan seni budaya Kawanua yang menggambarkan nilai kebersamaan, gotong royong, dan rasa saling memiliki sebagai satu keluarga besar.
Ketua Panitia Pelaksana Natal dan Kunci Taong, Fernando Rorimpandey, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa perayaan ini merupakan buah dari kerja kolektif dan semangat pelayanan seluruh panitia serta dukungan keluarga besar Kawanua.
“Perayaan ini lahir dari kebersamaan, ketulusan melayani, dan kasih yang bersumber dari iman kepada Tuhan Yesus Kristus,” ujar Fernando.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum DPP KKK, para pembina, orang tua, serta seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan penuh, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Di akhir sambutan, panitia menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan acara, dengan harapan hal tersebut tidak mengurangi sukacita Natal dan makna persaudaraan yang terbangun.
Perayaan Natal dan Kunci Taong Kawanua 2026 menjadi ruang refleksi bersama sekaligus penguatan tekad keluarga besar Kawanua untuk terus melangkah dalam iman, kasih, dan persaudaraan, menyongsong tahun yang baru dengan semangat kebersamaan yang semakin erat,” tutupnya. (L)


















