banner 728x250
TNI  

TNI AL KERAHKAN KRI DAN TIM MEDIS KE ACEH, SUMUT, DAN SUMBAR UNTUK OPERASI KEMANUSIAAN

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

Suarademokrasi.co.id, Jakarta, Berita Kolinlamil TNI AL, 30 November 2025 ——- Dari Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (30/11), TNI Angkatan Laut bergerak cepat merespons bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sejumlah Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) diberangkatkan membawa bantuan kemanusiaan, logistik, serta tim medis untuk memperkuat upaya penanganan darurat di daerah terdampak.

Dalam operasi kemanusiaan berskala besar ini, TNI AL mengerahkan beberapa unsur kapal, yakni KRI dr. Soeharso-990 (SHS) dari Jakarta menuju Langsa, KRI Teluk Gilimanuk-531 (TGK) dari Jakarta menuju Lhokseumawe, KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 (RJW) dari Surabaya menuju Sibolga, KRI Semarang-594 (SMR) dari Jakarta menuju Nias, serta KRI Sutedi Senaputra-378 (SSA) yang telah berada di Belawan dan bergerak menuju Langsa. Seluruh unsur bergerak serentak pada 30 November untuk mempercepat penanganan di titik-titik krisis.

Fokus TNI AL pada misi ini adalah pengerahan dua Kapal Rumah Sakit, yakni KRI dr. Soeharso-990 dan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992. Kedua kapal tersebut membawa tenaga medis, fasilitas penanganan gawat darurat, hingga sarana pendukung evakuasi korban.

KRI dr. Soeharso-990 mengangkut 9 personel medis KRI serta 80 prajurit Batalyon Kesehatan (Yonkes) Marinir yang membawa satu set Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) lengkap dengan tenda, velbed, dan ambulans. Sementara itu, KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 membawa 11 personel medis, berbagai perangkat kesehatan, ambulans, serta pasokan tabung oksigen untuk menunjang operasi penyelamatan di darat.

Seluruh unsur KRI juga memuat bantuan logistik yang meliputi bahan makanan, minuman, pakaian, obat-obatan, hingga tabung oksigen. Proses embarkasi logistik dikoordinasikan oleh Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I, II, dan III guna memastikan distribusi yang cepat dan tepat sasaran.

Selain unsur kapal dan logistik, operasi ini turut diperkuat oleh pasukan penyelamat serta kemampuan udara. TNI AL mengerahkan gabungan tim Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) dan Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) untuk melaksanakan pencarian dan evakuasi di area terdampak bencana.

Di udara, lima helikopter TNI AL akan di-onboard-kan ke unsur KRI yang dikerahkan. Helikopter-helikopter ini bertugas melakukan pengintaian udara, evakuasi cepat, serta mengirimkan bantuan ke wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat maupun laut.

Sebagai langkah antisipatif, TNI AL juga menyiapkan pengerahan pasukan tambahan melalui personel dan material dari Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) di masing-masing Kodaeral, guna memperkuat operasi kemanusiaan secara berkelanjutan.

Dengan pengerahan kekuatan laut, udara, dan pasukan khusus ini, TNI AL menegaskan komitmennya untuk hadir cepat di tengah masyarakat yang membutuhkan, serta memastikan bantuan kemanusiaan tersalurkan secara efektif di seluruh wilayah terdampak bencana. (Dispen Kolinlamil/L)

#tni_prima

#kasal

#tni_angkatan_laut

#jalesvevajayamahe

#indonesiannavy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *