banner 728x250

Arsyil Ardi Juara 1 Lomba MTQ Antar Notaris INI dan IPPAT

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

Suarademokrasi, Jakarta, 4 Maret 2026 — Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim yang diselenggarakan Ikatan Notaris Indonesia (INI) bersama Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum, Dr. Widodo, S.H., M.H., Direktur Pengaturan Tanah Pemerintah Kementerian ATR/BPN Ana Aninda, A.Ptnh, Ketua Umum Pengurus Pusat INI Dr. H. Irfan Ardiansyah, S.H., Sp.N., LL.M, serta Ketua Umum Pengurus Pusat IPPAT Dr. H. Hapendi Harahap, S.H., Sp.N., M.H.

Dirjen AHU Widodo mengapresiasi sinergi antara INI dan IPPAT yang dinilai mampu menunjukkan soliditas dua organisasi profesi strategis di bidang kenotariatan dan pertanahan.

Menurutnya, kegiatan Ramadhan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan cerminan kekompakan notaris dan PPAT sebagai pilar penting dalam perlindungan hak-hak keperdataan masyarakat.

“Kebersamaan ini menunjukkan bahwa dua organisasi strategis mampu menjaga persatuan dan kehormatan profesi. Ini merupakan kekuatan moral yang harus terus dirawat,” ujar Widodo.

Ia juga menekankan pentingnya keberagaman dalam organisasi sebagai fondasi penguatan integritas profesi. Momentum kebersamaan lintas profesi dan instansi, lanjutnya, menjadi bukti kematangan organisasi dalam membangun kolaborasi nasional.

*Dorong Implementasi Cyber Notary*

Dalam kesempatan tersebut, Widodo turut memaparkan perkembangan transformasi digital di lingkungan Direktorat Jenderal AHU. Layanan kenotariatan kini telah berbasis digital, termasuk pembaruan akun notaris melalui sistem face recognition serta notifikasi elektronik.

Hampir seluruh notaris di Indonesia disebut telah melakukan pembaruan data akun, sementara PPAT mulai menerapkan sistem digital secara bertahap dalam proses pembuatan akta.

Pemerintah saat ini juga tengah mengkaji implementasi konsep cyber notary atau notaris elektronik sebagai bagian dari adaptasi terhadap perkembangan teknologi.

“Transformasi ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan yang lebih efektif, transparan, dan modern. Profesi notaris dan PPAT harus siap menghadapi era digital,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PP INI Irfan Ardiansyah menegaskan pentingnya menjaga kekompakan antara INI dan IPPAT sebagai dua organisasi yang memiliki keterkaitan erat dalam praktik kenotariatan dan pertanahan.

Ketua Umum PP IPPAT Hapendi Harahap menambahkan bahwa momentum Ramadhan menjadi sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus mempererat sinergi antaranggota dalam menjalankan amanah profesi.

“Melalui Ramadhan, kita memperkuat kolaborasi dan semangat persaudaraan dalam menjalankan tanggung jawab profesi,” katanya.

Selain kegiatan buka puasa bersama, acara juga dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada lebih dari 500 anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial notaris dan PPAT kepada masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kebersamaan sekaligus memperkokoh integritas moral dan spiritual seluruh anggota INI dan IPPAT dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Pada kesempatan yang sama, Notaris asal Provinsi Riau, Arsyil Ardi, berhasil meraih Juara I dalam lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) antar notaris. Ia mengaku bangga dapat mengikuti kompetisi tersebut untuk pertama kalinya.

“Alhamdulillah, ini pertama kalinya saya mengikuti lomba MTQ sesama notaris dan bersyukur bisa menjadi juara,” ujarnya. (L)

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *