banner 728x250

Halal Bihalal Muslim Tionghoa di Masjid Lautze, Perkuat Persatuan Lintas Budaya

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

Suarademokrasi, JAKARTA – Komunitas Muslim Tionghoa menggelar kegiatan Halal Bihalal bersama Gubernur DKI Jakarta di Masjid Lautze, Jakarta Pusat, Jumat (16/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat pesan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Ketua panitia yang juga Ketua DKM Masjid Lautze, Hans Ahmad Yamin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya membangun jembatan komunikasi dan kebersamaan antara Muslim Tionghoa dengan umat Islam secara umum.

“Momentum ini kami rancang agar bisa bertepatan dengan kehadiran Bapak Gubernur di hari Jumat, sehingga selain salat Jumat bersama, juga dapat memperkuat silaturahmi,” ujar Hans dalam keterangannya.

Menurut dia, kegiatan ini juga bertujuan mengikis persepsi yang masih berkembang di masyarakat terkait dikotomi antara identitas etnis dan agama. Ia menilai masih ada anggapan bahwa etnis Tionghoa identik dengan non-Muslim, padahal sejarah menunjukkan sebaliknya.

Hans menuturkan, keberadaan Muslim Tionghoa telah menjadi bagian dari perjalanan sejarah Islam, termasuk di Indonesia. Namun, narasi tersebut dinilai belum banyak mendapat ruang dalam pendidikan maupun literatur arus utama.

“Ada semacam blind spot dalam catatan sejarah kita. Padahal peran Muslim Tionghoa sudah ada sejak sebelum kemerdekaan Indonesia,” kata dia.

Ia menambahkan, komunitas Muslim Tionghoa tersebar di berbagai daerah, sehingga kegiatan Halal Bihalal ini juga menjadi ajang mempertemukan mereka dalam satu momentum kebersamaan, meski digelar menjelang akhir bulan Syawal.

Kehadiran Gubernur DKI Jakarta dalam kegiatan tersebut turut menjadi perhatian. Hans menyebut, gubernur tampak antusias berinteraksi dengan para jamaah, termasuk yang berasal dari luar negeri.

“Tadi ada momen ketika beliau bertemu jamaah dan berfoto bersama. Beliau juga terlihat terkesan karena tidak menyangka banyak Muslim, termasuk dari Tiongkok, yang hadir,” ujar Hans.

Melalui kegiatan ini, panitia berharap nilai-nilai persatuan dan ukhuwah Islamiyah lintas budaya dapat semakin menguat, sekaligus menghapus sekat-sekat sosial di tengah masyarakat yang beragam. (L)

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *