banner 728x250

RUPS dan Public Expose 2026, Topindo Perkuat Ekosistem Digital dan UMKM

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

Suarademokrasi, Jakarta – PT Topindo Solusi Komunikasi Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan Public Expose 2026 di Hotel Tavia, Jakarta, Jumat (5/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, perusahaan memaparkan kinerja, strategi bisnis, serta arah pengembangan usaha di tengah dinamika industri teknologi yang terus berkembang.

Mengusung tema “Menumbuhkan Inovasi dan Menghadirkan Peluang”, manajemen menegaskan bahwa inovasi menjadi kunci utama perusahaan dalam menjaga daya saing sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Dalam paparannya, manajemen menyampaikan bahwa Topindo berawal dari usaha skala kecil sebelum berkembang menjadi perusahaan terbuka yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perjalanan tersebut disebut menjadi bukti bahwa pelaku usaha yang lahir dari lingkungan UMKM mampu tumbuh dan bersaing di tingkat nasional.

“Topindo lahir dari semangat ekonomi kerakyatan. Kami ingin membuktikan bahwa perusahaan yang tumbuh dari daerah dan berangkat dari keterbatasan dapat berkembang menjadi perusahaan publik. Karena itu, hingga hari ini semangat pemberdayaan UMKM tetap menjadi nafas utama perusahaan,” ujar manajemen dalam Public Expose.

Saat ini Topindo tercatat memiliki sekitar 1,5 juta pengguna dan didukung sekitar 900 pemegang saham. Dengan basis pengguna yang terus bertambah, perusahaan optimistis dapat memperluas kontribusinya dalam mendorong transformasi digital UMKM di Indonesia.
Topindo juga memperkenalkan budaya kerja perusahaan yang dikenal dengan konsep “Oscar”. Konsep tersebut menitikberatkan pada transformasi berkelanjutan, penciptaan peluang, komunikasi yang kuat, serta pembangunan ekosistem bisnis yang saling terhubung.

Menurut manajemen, salah satu tujuan perusahaan melantai di bursa adalah untuk meningkatkan pengenalan merek sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kapabilitas perusahaan dalam bersaing di tingkat nasional maupun global.

Ke depan, Topindo akan fokus pada penguatan ekspansi bisnis dan pengembangan layanan berbasis digital. Perusahaan menilai status sebagai emiten bukanlah akhir perjalanan, melainkan langkah awal untuk menciptakan pertumbuhan yang lebih besar melalui inovasi teknologi dan pengembangan ekosistem usaha.
Selain memperluas jaringan distribusi dan meningkatkan kualitas layanan, perusahaan juga akan memperkuat pengembangan platform digital melalui penambahan fitur yang sesuai kebutuhan pasar.

Manajemen mengakui sepanjang 2025 industri menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari percepatan transformasi digital hingga meningkatnya persaingan. Namun demikian, perusahaan mengaku telah melakukan berbagai langkah adaptasi melalui pengembangan fitur digital yang lebih inovatif, peningkatan kualitas layanan, dan efisiensi operasional.
Dengan strategi tersebut, Topindo optimistis mampu mempertahankan pertumbuhan bisnis sekaligus memperluas perannya dalam mendukung digitalisasi UMKM sebagai salah satu penggerak utama ekonomi nasional. (L)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *