banner 728x250

Berawal dari Workshop Sederhana di Gianyar, Akhmad Sholeh Bawa Inti Bhuwana Esa Tembus Pasar 15 Negara

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

Suarademokrasi, Jakarta – Ketekunan dan komitmen menjaga kualitas mengantarkan Akhmad Sholeh, pendiri sekaligus Owner Inti Bhuwana Esa, menjadikan usahanya sebagai salah satu produsen furnitur kayu jati premium asal Bali yang mampu menembus pasar internasional.

Didirikan pada tahun 2000 di Gianyar, Bali, Inti Bhuwana Esa memulai perjalanan usahanya dari sebuah workshop yang berfokus pada pengolahan kayu jati. Berbekal semangat melestarikan budaya Nusantara, perusahaan terus berkembang dengan menghadirkan bale Bali, rumah kayu, gazebo, hingga furnitur premium yang kini digunakan di berbagai villa, hotel, resort, dan hunian eksklusif.

Akhmad Sholeh mengatakan, membangun kepercayaan pelanggan membutuhkan konsistensi dalam menjaga mutu produk. Menurutnya, kualitas tidak boleh dikompromikan meski persaingan industri furnitur semakin ketat.

“Kami percaya bahwa kualitas adalah investasi jangka panjang. Karena itu kami hanya menggunakan kayu jati pilihan dan setiap produk dikerjakan secara teliti oleh para pengrajin berpengalaman,” ujar Akhmad Sholeh.

Ia menjelaskan, seluruh proses produksi dilakukan dengan memadukan keahlian undagi Bali dan pengrajin kayu asal Jawa Tengah yang telah lama berkecimpung di industri mebel. Perpaduan tersebut menghasilkan karya yang memiliki nilai seni tinggi sekaligus memenuhi standar kualitas internasional.

Tak hanya melayani pasar dalam negeri, Inti Bhuwana Esa juga dipercaya mengerjakan berbagai proyek untuk kebutuhan ekspor. Hingga kini, produk perusahaan telah hadir di lebih dari 15 negara, menjadi bagian dari berbagai proyek villa, resort, restoran, hingga hunian mewah.

Selain menghadirkan produk siap pakai, perusahaan juga melayani pemesanan khusus (custom) sesuai desain, ukuran, dan kebutuhan konsumen. Fleksibilitas tersebut menjadi salah satu nilai tambah yang membuat Inti Bhuwana Esa dipercaya oleh developer, arsitek, interior designer, maupun pemilik properti.

Menurut Akhmad Sholeh, keberhasilan menembus pasar global menjadi bukti bahwa produk kerajinan Indonesia mampu bersaing dengan produk dari negara lain apabila didukung kualitas, pelayanan, dan inovasi yang berkelanjutan.

“Kami ingin terus membawa nama Bali dan Indonesia melalui karya-karya kayu jati berkualitas. Harapannya, semakin banyak produk lokal yang mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri sekaligus mendapat tempat di pasar internasional,” katanya.

Ke depan, Inti Bhuwana Esa berkomitmen memperluas pasar ekspor, meningkatkan kapasitas produksi, serta terus menghadirkan inovasi desain tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya Nusantara yang menjadi identitas perusahaan selama lebih dari dua dekade.

Workshop/Gudang Produksi
Di Jl.Raya Pering Desa Pering,Kec.Blahbatuh, Kabupaten Gianyar -Bali

(Lucky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *