Suarademokrasi, Jakarta – Perkumpulan Perencana Pembangunan Indonesia (PPPI) menegaskan pentingnya penguatan kapasitas perencana pembangunan hingga tingkat daerah. Organisasi profesi ini menilai kualitas perencanaan di tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga kementerian dan lembaga menjadi kunci keberhasilan pembangunan nasional.
Sekretaris Jenderal Pengurus Nasional PPPI Andi Setyo Pambudi mengatakan, PPPI tengah memperkuat pendampingan bagi para perencana melalui uji kompetensi serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
“Kami punya PR yang cukup besar bagaimana perencanaan ini tidak hanya di level nasional, tetapi juga daerah hingga kementerian/lembaga. PPPI saat ini sedang menggalang pendampingan terkait uji potensi dan peningkatan kapasitas seluruh perencana,” kata Andi usai pengukuhan Pengurus Nasional PPPI periode 2024-2027 di Jakarta, Senin (27/7/2026).
Andi menjelaskan, PPPI telah membentuk struktur organisasi yang menjangkau berbagai tingkatan, mulai dari pengurus nasional yang bersifat lintas instansi hingga komisariat di kementerian/lembaga, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota.
Menurutnya, profesi perencana pembangunan memiliki peran strategis meski kerap tidak terlihat oleh masyarakat. Padahal, seluruh proses pembangunan berawal dari perencanaan yang matang.
“Perencanaan itu pekerjaan yang tidak dilihat banyak orang. Orang tahunya pelaksanaan fisiknya. Tapi di balik layar, kita bekerja dalam senyap dan dampaknya cukup besar. Ibarat jantung, tidak kelihatan tetapi kalau tidak ada, kita tidak bisa hidup,” ujarnya.
Usai pelantikan kepengurusan baru, PPPI akan melakukan konsolidasi untuk menyusun program kerja strategis. Fokus organisasi mencakup pendampingan penyusunan dokumen perencanaan serta pengawalan seluruh siklus pembangunan, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pemantauan dan evaluasi.
Selain penguatan kapasitas, PPPI juga mendorong regenerasi profesi perencana. Andi berharap semakin banyak generasi muda bergabung agar dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan di Indonesia.
“Perencana saat ini paling banyak di level madya, muda, dan pertama dibandingkan perencana utama. Harapan saya ke depan PPPI semakin diminati generasi muda agar mereka bisa memberikan kontribusi semaksimal mungkin untuk pembangunan,” pungkasnya. (L)


















