Suarademokrasi, JAKARTA – Pertumbuhan industri kecantikan di Indonesia mendorong semakin banyak pelaku usaha yang ingin membangun merek kosmetik dan skincare sendiri. Melihat tren tersebut, PT Pillars Cosmetiklon Indonesia memanfaatkan ajang pameran kecantikan di Jakarta untuk memperkenalkan layanan manufaktur maklon kosmetik yang mengedepankan aspek legalitas dan keamanan produk.
Direktur Utama PT Pillars Cosmetiklon Indonesia, Suhaidiar Sulaiman, mengatakan perusahaan ingin memberikan edukasi kepada calon pengusaha agar membangun bisnis kosmetik sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk memenuhi persyaratan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
“Kami ingin membantu para pelaku usaha yang ingin masuk ke industri kosmetik agar dapat membangun brand sendiri secara legal. Seluruh produk yang kami produksi merupakan brand lokal dan diproses sesuai regulasi BPOM,” ujar Suhaidiar di sela pameran kecantikan di Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Perusahaan yang berlokasi di Batu Ceper, Tangerang, tersebut telah bergerak di bidang manufaktur kosmetik selama lebih dari satu dekade. PT Pillars Cosmetiklon Indonesia memproduksi berbagai produk perawatan kulit dan kosmetik dengan dukungan tenaga ahli farmasi serta sistem produksi yang mengikuti standar regulasi.
Menurut Suhaidiar, kepatuhan terhadap aturan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas dan keamanan produk. Sebagai apoteker, ia memastikan setiap tahapan formulasi hingga produksi dilakukan sesuai standar yang ditetapkan regulator.
Ia juga mengungkapkan sejumlah merek kecantikan nasional telah bekerja sama dengan perusahaan tersebut, di antaranya Everwhite, Whitelab, True to Skin, Trueve, Bonavi, Bimat, dan Elsheskin.
Selain melayani kebutuhan pasar domestik, PT Pillars Cosmetiklon Indonesia juga mulai memperluas pasar internasional. Produk hasil manufaktur perusahaan telah dipasarkan ke sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara.
Suhaidiar menambahkan, saat ini perusahaan juga tengah mempersiapkan ekspor produk bermerek Harlette ke Amerika Serikat setelah menyelesaikan proses perizinan yang diperlukan, termasuk tahapan registrasi dengan otoritas terkait.
Melalui partisipasi dalam pameran tersebut, PT Pillars Cosmetiklon Indonesia berharap semakin banyak pelaku usaha yang memahami pentingnya memasarkan produk kosmetik yang memenuhi standar keamanan dan memiliki legalitas yang jelas.
“Harapan kami, semakin banyak brand lokal yang berkembang dengan produk yang aman, legal, dan mampu bersaing, baik di pasar dalam negeri maupun internasional,” kata Suhaidiar. (L)


















