Suarademokrasi, Jakarta – Pengurus Daerah (PD) Bhayangkari Maluku Utara turut meramaikan Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara dengan memboyong beragam produk UMKM unggulan khas daerah. Mulai dari kuliner tradisional, kain tenun, Batik Citra Bacan, hingga perhiasan batu Bacan menjadi daya tarik di stan Maluku Utara.
Ny. Yuni Heru Sebagai Ketua Badan Usaha Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Maluku Utara, mengatakan keikutsertaan dalam bazar ini menjadi upaya memperkenalkan produk lokal sekaligus mendorong UMKM binaan Bhayangkari agar semakin berkembang.
“Harapannya semoga UMKM, terutama UMKM Bhayangkari, bisa lebih maju lagi dan bisa mendunia,” ujar Yuni di lokasi pameran.
Stan Bhayangkari Maluku Utara menghadirkan aneka kuliner khas berbahan baku lokal. Pengunjung dapat menemukan kerupuk kamplang ikan tuna, Batu Bacan, keripik pisang Mulu Bebek yang merupakan varietas khas Maluku Utara, olahan kacang kenari seperti halua dan cokelat kenari, hingga minuman berbahan buah pala.
Tak hanya kuliner, berbagai produk fesyen dan kriya juga dipamerkan. Salah satu yang menjadi unggulan adalah Tenun Tidore yang telah berhasil menembus pasar internasional.
“Untuk produk yang sudah diekspor itu Tenun Tidore. Produk ini sudah go international,” Kata Ny. Meda Hendra Gunawan Ketua Bhayangkari Cabang Halmahera Selatan.
Keindahan Tenun Tidore juga dijadwalkan tampil dalam peragaan busana yang diperagakan Ketua dan Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Utara sebagai bagian dari rangkaian Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara.
Selain Tenun Tidore, stan Maluku Utara juga menampilkan Batik Citra Bacan, cincin Batu Bacan yang menjadi ikon daerah, serta kerajinan besi putih khas Pulau Morotai.
Melalui ajang ini, Bhayangkari Maluku Utara berharap produk-produk UMKM binaannya semakin dikenal masyarakat luas, membuka peluang pasar yang lebih luas, sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal hingga ke pasar internasional. (L)


















