Suarademokrasi, JAKARTA – PT Hangcha Indonesia Forklift memanfaatkan ajang pameran industri di JIExpo Kemayoran, Jakarta, untuk memperkenalkan berbagai produk berbasis energi lithium yang menjadi andalannya. Perusahaan menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 25 persen pada tahun 2026 seiring meningkatnya kebutuhan alat angkut dan material handling di berbagai sektor industri.
Direktur PT Hangcha Indonesia Forklift, Andrie, mengatakan Hangcha saat ini memiliki lini produk yang cukup lengkap, mulai dari forklift berkapasitas kecil hingga unit berkapasitas besar untuk kebutuhan industri berat.
“Saat ini kami menampilkan berbagai produk industrial seperti forklift diesel lithium, boom lift berbasis lithium, dan scissor lift berbasis lithium. Hangcha memiliki rentang produk yang sangat luas dari kapasitas kecil hingga besar,” ujar Andrie saat ditemui di sela pameran industri di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (3/6/2026).
Menurut dia, seluruh produk Hangcha diproduksi langsung di Hangzhou, China, sebelum didistribusikan ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Salah satu produk yang menjadi perhatian pengunjung adalah forklift listrik berbasis lithium dengan kapasitas angkut hingga 48 ton.
“Untuk forklift industrial, kami memiliki kapasitas mulai dari 1 ton hingga saat ini yang terbesar mencapai 48 ton untuk varian lithium,” katanya.
Selain forklift, Hangcha juga memamerkan scissor lift yang mampu menjangkau ketinggian hingga 14 meter untuk mendukung kebutuhan pekerjaan konstruksi dan industri.
Andalkan Layanan Purna Jual
Di tengah persaingan industri alat berat dan material handling yang semakin ketat, Andri menilai keberadaan kantor dan layanan purna jual di Indonesia menjadi salah satu keunggulan utama perusahaan.
Menurut dia, Hangcha telah menyediakan ribuan jenis suku cadang di dalam negeri guna memastikan kebutuhan pelanggan dapat terpenuhi dengan cepat.
“Keunggulan kami adalah hadir langsung di Indonesia. Kami memiliki stok unit dan ketersediaan suku cadang yang lengkap sehingga pelanggan tidak perlu menunggu lama ketika membutuhkan penggantian komponen,” ujarnya.
Saat ini Hangcha Indonesia memiliki sekitar 4.000 item suku cadang yang tersedia di dalam negeri. Selain kantor pusat di Jakarta, perusahaan juga telah membuka cabang di Surabaya dan mendistribusikan produk hingga ke wilayah Sulawesi.
Untuk memperluas jangkauan layanan, perusahaan berencana menambah kantor cabang di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi dalam beberapa tahun ke depan.
Penjualan Tumbuh Positif
Dari sisi kinerja bisnis, Andrie mengungkapkan bahwa produk Hangcha telah digunakan oleh berbagai sektor industri, mulai dari manufaktur, logistik, hingga pergudangan.
Pada tahun 2025, Hangcha Indonesia berhasil menjual sekitar 1.000 unit forklift dan alat material handling lainnya di Pulau Jawa. Sementara hingga Mei 2026, penjualan telah mencapai sekitar 700 unit.
“Perkembangannya cukup baik. Sampai Mei ini penjualan kami sudah sekitar 700 unit, sehingga kami optimistis target tahun ini bisa tercapai,” kata Andrie.
Berdasarkan capaian tersebut, Hangcha menargetkan peningkatan penjualan sekitar 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Melalui keikutsertaan dalam pameran industri ini, perusahaan berharap semakin banyak pelaku industri mengenal kualitas dan keunggulan produk Hangcha.
Alih-alih menawarkan potongan harga khusus selama pameran, perusahaan memilih mempertahankan kebijakan harga yang seragam dan fokus membangun kepercayaan konsumen melalui kualitas produk serta layanan purna jual.
“Kami tidak memberikan promo khusus. Harga yang kami berikan merupakan harga terbaik dan berlaku sama. Fokus kami adalah memperkenalkan kualitas produk kepada pasar. Ketika pelanggan sudah mengenal kualitasnya, keputusan pembelian akan datang dengan sendirinya,” tutur Andrie. (L)

















