banner 728x250

OTT KPK di Kementerian Imipas, PADI Serukan Gerakan #SaveIMIPAS

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

Suarademokrasi, Jakarta – Ketua Umum Perkumpulan Anti Diskriminasi Indonesia (PADI), Edi Prastio, menyayangkan adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas).

Menurut Edi, peristiwa tersebut menjadi pukulan bagi institusi yang saat ini dipimpin oleh Agus Andrianto. Ia menilai Agus selama ini dikenal sebagai sosok yang tegas, santun, dan memiliki integritas dalam menjalankan tugasnya.

“Peristiwa ini tentu sangat kami sesalkan. Kejadian tersebut menjadi tamparan keras bagi Kementerian Imipas dan mencoreng nama baik institusi maupun pimpinan yang selama ini berupaya membangun tata kelola yang baik,” kata Edi Prastio dalam keterangannya, Kamis.

Edi mengaku prihatin atas dugaan kasus yang menyeret sejumlah pihak di lingkungan kementerian tersebut. Meski demikian, ia meminta seluruh pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan memberikan kesempatan kepada aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional.

Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya perbaikan institusi, PADI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap mendukung Kementerian Imipas agar dapat terus menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kepercayaan publik terhadap institusi negara. Karena itu, kami menyerukan gerakan #SaveIMIPAS sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pembenahan dan penguatan integritas di lingkungan kementerian,” ujarnya.

PADI berharap peristiwa tersebut dapat menjadi momentum evaluasi dan perbaikan menyeluruh sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik serta kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah dapat terus terjaga. (L)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *