SUARADEMOKRASI, JAKARTA – PT Dwi Guna Laksana Tbk (DGL) membukukan kinerja keuangan positif sepanjang tahun buku 2025 dengan mencatatkan pendapatan sebesar Rp3,4 triliun. Nilai tersebut menjadi pendapatan tertinggi yang pernah diraih perseroan sejak didirikan hampir empat dekade lalu.
Dalam Public Expose yang diselenggarakan secara virtual, manajemen DGL menyampaikan bahwa tahun 2025 menjadi Rewarding Year bagi perseroan. Selain mencatat pertumbuhan kinerja, perusahaan juga memperoleh sejumlah penghargaan atas kontribusinya di sektor energi.
Dari sisi profitabilitas, DGL membukukan laba bruto sebesar Rp406 miliar. Sementara itu, EBITDA meningkat 32,3 persen menjadi Rp357 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.
Kinerja tersebut turut mendorong kenaikan laba per saham dasar menjadi Rp24,28 per lembar saham, meningkat dua kali lipat dibandingkan Rp12,14 per lembar saham pada 2024.
Pada sisi neraca, total aset perseroan meningkat dari Rp1,6 triliun pada 2024 menjadi Rp1,9 triliun pada 2025. Pertumbuhan aset didominasi oleh peningkatan aset lancar. Adapun ekuitas perusahaan juga naik signifikan, seiring saldo laba yang bertambah dari Rp275 miliar menjadi Rp500 miliar.
Manajemen menjelaskan, pertumbuhan kinerja pada 2025 didukung meningkatnya kontribusi pendapatan dari sektor non-PLN yang mencapai 66,4 persen, naik dari 64,9 persen pada tahun sebelumnya.
Meski demikian, kerja sama jangka panjang dengan PT PLN (Persero) tetap menjadi salah satu penopang utama bisnis perseroan dengan kontribusi pendapatan sebesar 33,6 persen.
Melalui anak usahanya, PT Sinergi Laksana Baramas (SLB), DGL juga terus memperluas penjualan batu bara ke sektor Independent Power Producer (IPP) yang memasok kebutuhan listrik bagi PLN.
Didirikan pada 10 November 1986, DGL akan memasuki usia ke-40 tahun pada 2026. Perseroan membuka kantor pusat pertamanya di Banjarmasin pada 2009, kemudian resmi mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia pada 2017. Dua tahun kemudian, kepemilikan saham mayoritas beralih kepada Oakhaven Capital Investment.
Selain mencatatkan pertumbuhan bisnis, DGL juga memperoleh sejumlah penghargaan, antara lain apresiasi dari Direktorat Jenderal Pajak Banjarmasin serta penghargaan Distributor Batu Bara Terbaik dari Bisnis Indonesia selama dua tahun berturut-turut, yakni pada 2024 dan 2025. (L)


















