Suarademokrasi, Jakarta– Bhayangkari Daerah Kalimantan Timur (Kaltim) menampilkan berbagai produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan dalam sebuah pameran di Jakarta. Produk-produk tersebut merupakan hasil karya dari 10 cabang Bhayangkari Polres di berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.
Ketua Urusan UMKM Bhayangkari Daerah Kalimantan Timur, Ineke, mengatakan setiap cabang Bhayangkari membawa produk khas daerah masing-masing yang kemudian dipamerkan dalam satu stan sebagai bentuk promosi potensi ekonomi kreatif daerah.
“Produk yang kami tampilkan berasal dari cabang-cabang Bhayangkari di seluruh Kalimantan Timur. Masing-masing daerah memiliki ciri khas tersendiri dan semuanya kami hadirkan dalam pameran ini,” kata Ineke.
Menurut dia, produk yang dipamerkan cukup beragam, mulai dari tas, pakaian seperti vest dan celana, koper, hingga kerajinan tangan berbahan dasar rotan. Sejumlah produk juga mengangkat identitas lokal Kalimantan Timur dan Ibu Kota Nusantara (IKN), seperti aksesori bermotif Burung Enggang serta suvenir bertema Beruang Madu khas Balikpapan.
Ineke menilai kualitas dan variasi produk UMKM binaan Bhayangkari terus mengalami perkembangan. Dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya, produk yang dipamerkan kini lebih inovatif, baik dari sisi desain maupun nilai tambah yang ditawarkan.
Selain memperluas pemasaran di dalam negeri, Bhayangkari Kaltim juga mulai menyiapkan langkah untuk membawa produk UMKM ke pasar internasional. Salah satunya melalui rencana kerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dalam kegiatan promosi UMKM di Malaysia pada September mendatang.
“Selama ini produk kami masih dipasarkan di dalam negeri. Namun ke depan kami berencana mengikuti pameran di Malaysia bersama BRI sebagai upaya memperkenalkan produk UMKM Kalimantan Timur ke pasar internasional,” ujarnya.
Produk yang dipamerkan dipasarkan dengan harga bervariasi, mulai sekitar Rp100.000 hingga lebih dari Rp1 juta, tergantung jenis dan tingkat kerajinan produknya.
Melalui pameran tersebut, Bhayangkari Kaltim berharap produk-produk UMKM lokal semakin dikenal masyarakat luas, memiliki daya saing yang lebih kuat, serta mampu membuka peluang pasar baru bagi para pelaku usaha di Kalimantan Timur.
“Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat menjadi sarana untuk mengangkat produk-produk UMKM agar semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutur Ineke. (L)


















