Suarademokrasi, Jakarta – Produk-produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Maluku Utara turut memeriahkan ajang pameran Kreasi Bhayangkari 2024. Berbagai produk lokal mulai dari kuliner khas, perhiasan, hingga kain batik dipamerkan untuk menarik minat masyarakat luas.
Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Utara, Ny. Sofia Margareta Widjaja, menyampaikan bahwa keikutsertaan UMKM Maluku Utara dalam ajang ini bertujuan untuk memperkenalkan potensi dan produk lokal Maluku Utara ke kancah nasional.
”Kita kali ini mau memamerkan produk UMKM dari Maluku Utara, ada makanan, perhiasan, dan juga barang-barang seperti kain batik. Pokoknya kita memang mempromosikan produk UMKM Maluku Utara sendiri dengan tujuan agar masyarakat lebih mengenalnya,” ujar Sofiya kepada awak media di lokasi pameran.
Sofiya mengungkapkan, sejauh ini olahan makanan menjadi produk yang paling banyak diminati oleh para pengunjung. Olahan kenari hingga keripik pisang mulut bebek menjadi produk favorit di stan Maluku Utara.
”Kebanyakan mereka cari olahan kenari, lalu kain-kain, ikan asin, dan keripik. Untuk makanan produk unggulannya ada kenari dan pisang mulut bebek,” jelasnya.
Untuk kisaran harga produk kuliner dan kerajinan yang ditawarkan sangat terjangkau, yakni mulai dari Rp 15.000 hingga Rp 40.000.
Dalam pameran kali ini, sebanyak 10 UMKM binaan Bhayangkari Maluku Utara dilibatkan secara langsung. Meski saat ini produk-produk tersebut belum menembus pasar ekspor, pihaknya optimistis pameran ini dapat menjadi batu loncatan.
Melalui pameran Kreasi Bhayangkari 2024, Sofiya berharap masyarakat Indonesia bisa lebih mengenal potensi dan kekayaan budaya dari Maluku Utara.
”Semoga masyarakat Indonesia semakin mengenali produk-produk dari seluruh nusantara. Mungkin ada yang belum tahu Maluku Utara itu seperti apa, dengan adanya bazar seperti ini mereka jadi lebih tahu,” pungkasnya. (L)


















