Suarademokrasi, Jakarta – Pengurus Daerah Bhayangkari Maluku memanfaatkan ajang Pasar Murah dan Pameran UMKM Kreasi Bhayangkari untuk memperkenalkan beragam produk unggulan khas Maluku kepada masyarakat. Produk yang ditampilkan berasal dari UMKM binaan Bhayangkari di 11 cabang Polres se-Maluku.
Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari Maluku, Vitri Dadang Hartanto, mengatakan keikutsertaan dalam pameran tersebut merupakan upaya memperluas promosi sekaligus membuka peluang pasar bagi produk-produk lokal yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
“UMKM yang dilibatkan berasal dari seluruh daerah di Maluku. Kami memiliki 11 cabang Bhayangkari di tingkat Polres dan seluruhnya membawa produk unggulan masing-masing,” ujar Vitri saat ditemui di lokasi pameran di Jakarta, Senin (21/7/2026).
Beragam produk khas Maluku dipamerkan, mulai dari tenun tradisional, mutiara laut, olahan sukun, makanan berbahan dasar kenari, nastar premium, hingga minyak kayu putih asal Pulau Buru.
Menurut Vitri, mutiara laut menjadi salah satu komoditas unggulan Maluku karena didukung kekayaan sumber daya laut yang menghasilkan kualitas terbaik. Bahkan, produk tersebut telah berhasil menembus pasar internasional.
“Yang sudah ekspor adalah mutiara laut karena kualitasnya sangat baik dan sudah dikenal di pasar luar negeri,” katanya.
Selain menjadi sarana promosi, Vitri berharap pameran Kreasi Bhayangkari dapat mendorong pertumbuhan UMKM daerah sekaligus memperluas jejaring pemasaran produk lokal.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan agar semakin banyak pelaku UMKM yang memperoleh kesempatan memperkenalkan produknya kepada masyarakat luas.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi tempat memasarkan produk, tetapi juga mempererat silaturahmi dan memperkenalkan potensi unggulan Maluku kepada masyarakat dari berbagai daerah,” tutup Vitri. (L)


















