banner 728x250

Bawa Keripik Pisang Mulu Bebek hingga Tenun Tidore, UMKM Bhayangkari Malut Unjuk Gigi di Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara

Avatar photo
banner 120x600
banner 468x60

Suarademokrasi, Jakarta – Pengurus Daerah (PD) Bhayangkari Maluku Utara (Malut) turut meramaikan Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara dengan membawa sederet produk unggulan UMKM khas daerah. Mulai dari kuliner tradisional, kain tenun yang telah menembus pasar internasional, hingga perhiasan batu Bacan dipamerkan dalam ajang tersebut.

Ketua Badan Usaha Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Maluku Utara, Ny. Yuni Heru, berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah promosi sekaligus mendorong UMKM binaan Bhayangkari semakin berkembang.

“Harapannya semoga UMKM, terutama UMKM Bhayangkari, bisa lebih maju lagi dan bisa mendunia,” ujar Yuni Heru di lokasi pameran.

Stan Bhayangkari Maluku Utara menampilkan beragam produk kuliner khas yang memanfaatkan kekayaan alam daerah. Di antaranya kerupuk amplang berbahan ikan tuna, keripik pisang Mulu Bebek yang merupakan varietas pisang khas Maluku Utara, olahan kacang kenari seperti halua dan cokelat kenari, hingga minuman berbahan buah pala.

Tak hanya kuliner, Bhayangkari Maluku Utara juga memamerkan produk fesyen dan kriya unggulan. Ketua Bhayangkari Cabang Halmahera Selatan, Ny. Andromeda Pradesta Sakti, mengatakan Kain Tenun Tidore menjadi salah satu produk kebanggaan karena telah dipasarkan hingga mancanegara.

“Untuk produk yang sudah diekspor itu Tenun Tidore. Produk ini sudah go international,” katanya.

Keindahan Tenun Tidore juga akan ditampilkan dalam peragaan busana yang diperagakan Ketua dan Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Utara sebagai bagian dari rangkaian acara Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara.

Selain itu, stan Maluku Utara turut menghadirkan perhiasan Cincin Bacan yang menjadi ikon daerah serta kerajinan Besi Putih khas Kepulauan Morotai.

Melalui ajang ini, Bhayangkari Maluku Utara berharap produk-produk UMKM binaannya semakin dikenal masyarakat luas, membuka peluang pasar yang lebih besar, sekaligus memperkuat daya saing produk lokal di tingkat nasional maupun internasional. (L)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *