Suarademokrasi, Jakarta – Pengurus Daerah (PD) Bhayangkari Bengkulu turut meramaikan ajang Kreasi Bhayangkari Nusantara (KBN) 2026 dengan membawa beragam produk UMKM unggulan khas daerah. Salah satu produk yang paling banyak diburu pengunjung adalah minuman jeruk kalamansi, yang menjadi ikon kuliner khas Bengkulu.
Ketua Seksi Ekonomi PD Bhayangkari Bengkulu, Salma Imam Asfali, mengatakan pihaknya melibatkan 10 cabang Bhayangkari dari jajaran Polres di wilayah Polda Bengkulu. Setiap cabang membawa produk UMKM terbaik yang telah dikurasi untuk ditampilkan di pameran.
“Dari masing-masing cabang kami membawa produk unggulan. Yang paling diminati pengunjung adalah minuman jeruk kalamansi, karena ini memang khas Bengkulu. Kalau sudah mencoba, biasanya ingin beli lagi,” ujar Salma di lokasi pameran.
Selain jeruk kalamansi, stan Bhayangkari Bengkulu juga menghadirkan aneka produk kuliner dan kerajinan tangan hasil karya anggota Bhayangkari. Produk kuliner dipasarkan mulai Rp35 ribu, sedangkan produk kerajinan tertentu dibanderol hingga Rp1,8 juta.
Tingginya antusiasme pengunjung membuat penjualan produk melampaui target. Bahkan, stok barang yang semula disiapkan untuk hari berikutnya terpaksa dikeluarkan lebih awal karena tingginya permintaan.
Salma mengatakan keikutsertaan dalam KBN 2026 bukan hanya untuk meningkatkan penjualan, tetapi juga memperkenalkan karya kreatif ibu-ibu Bhayangkari Bengkulu kepada masyarakat luas.
“Kami ingin produk-produk UMKM Bhayangkari Bengkulu semakin dikenal. Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi penyemangat bagi para pelaku UMKM untuk terus berkarya dan kembali berpartisipasi pada KBN di tahun-tahun berikutnya,” tutupnya. (L)


















