Suarademokrasi, Jakarta – PT Surya Segara terus memperkuat posisinya sebagai penyedia peralatan keselamatan maritim (safety marine) dan perlengkapan kapal di Indonesia. Perusahaan yang berdiri sejak 1974 itu kini telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 100 perusahaan, baik badan usaha milik negara (BUMN), perusahaan swasta nasional, maupun perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia.
Owner PT Surya Segara, Cut Irdianty, mengatakan sejumlah perusahaan yang telah menjadi mitra di antaranya PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI), Duta Marine, dan Pertamina. Selain melayani kebutuhan armada kapal, perusahaan juga menyediakan perlengkapan keselamatan untuk sektor onshore dan offshore, termasuk industri minyak dan gas.
“Sejauh ini yang sudah bekerja sama lebih dari 100 perusahaan. Ada BUMN, swasta, dan perusahaan asing yang beroperasi di sini juga ada,” ujar Cut Irdianty saat ditemui di sela-sela pameran InaMarine 2026 di Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Untuk memperluas jangkauan layanan, Surya Segara telah membuka jaringan operasional di sejumlah wilayah strategis yang menjadi pusat aktivitas maritim, seperti Jakarta, Merak, Cilacap, Surabaya, Banyuwangi, Bali, Labuan Bajo, Balikpapan, dan Makassar.
Dalam memenuhi kebutuhan industri maritim, perusahaan memadukan produk buatan dalam negeri dengan produk impor dari sejumlah negara, seperti China, Inggris, dan Denmark. Salah satu produk yang paling banyak diminati pelanggan adalah liferaft atau sekoci penyelamat darurat yang digunakan sebagai perlengkapan keselamatan di kapal.
Menurut Cut, Surya Segara juga mengutamakan kualitas layanan melalui penyediaan garansi dan sertifikasi resmi pada setiap produk maupun jasa yang ditawarkan.
“Harga yang kami tawarkan sangat kompetitif. Untuk layanan jasa servis, kisaran harganya mulai dari Rp 5 jutaan. Setiap produk dan layanan juga dilindungi garansi serta dilengkapi sertifikasi resmi,” ujarnya.
Melalui keikutsertaannya dalam pameran InaMarine 2026, Surya Segara berharap dapat memperluas jaringan kemitraan sekaligus meningkatkan kontribusi dalam memenuhi kebutuhan peralatan keselamatan maritim di pasar domestik maupun internasional.
“Harapan kami bisa terus memenuhi kebutuhan keselamatan maritim dan pasokan alat kapal serta rig (onshore/offshore), baik untuk pasar nasional maupun internasional,” kata Cut. (L)


















