Suarademokrasi, Jakarta – Menanggapi berbagai narasi yang berkembang di ruang publik, Presiden Mahasiswa STMA Trisakti, Zidan, bersama Keluarga Besar Mahasiswa Trisakti (KBMT) menegaskan bahwa gerakan yang dilakukan tidak dapat dipersepsikan sebagai gerakan eksklusif, apalagi dianggap dekat dengan kekuasaan dan mengabaikan kepentingan masyarakat.
Menurutnya, sejak awal KBMT membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh elemen mahasiswa untuk terlibat dalam perjuangan menyampaikan aspirasi rakyat. Bahkan, kesempatan audiensi yang pada awalnya ditawarkan secara terbatas kepada Trisakti justru dimanfaatkan untuk mengajak dan melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi agar suara yang disampaikan menjadi lebih representatif dan mencerminkan kepentingan masyarakat yang lebih luas.
“Gerakan mahasiswa tidak boleh dibangun atas dasar eksklusivitas. Ketika ruang dialog terbuka, kami memilih untuk mengajak kawan-kawan mahasiswa lainnya hadir bersama, karena yang diperjuangkan bukan kepentingan kelompok tertentu, melainkan kepentingan rakyat,” tegas Zidan.
KBMT juga menegaskan bahwa pendekatan yang ditempuh dalam setiap aksi didasarkan pada prinsip perjuangan yang konstitusional, kondusif, dan mengutamakan keselamatan mahasiswa. Sikap tersebut merupakan bagian dari evaluasi terhadap berbagai pengalaman gerakan sebelumnya, termasuk peristiwa kericuhan yang terjadi dalam rangkaian aksi mahasiswa pada Mei tahun lalu yang berujung pada penangkapan sejumlah mahasiswa. Pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting bahwa perjuangan harus tetap berjalan tanpa mengorbankan keselamatan peserta aksi dan tanpa menciptakan ruang yang berpotensi memecah belah gerakan mahasiswa.
Atas dasar itu, KBMT memilih mengedepankan strategi perjuangan yang substansial, terukur, dan berorientasi pada hasil. Bagi Trisakti, keberhasilan gerakan tidak diukur dari besarnya konflik yang terjadi di lapangan, melainkan dari sejauh mana aspirasi rakyat dapat disampaikan secara utuh dan memperoleh respons nyata dari para pengambil kebijakan.
Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas publik, KBMT juga membuka akses seluas-luasnya kepada masyarakat untuk memantau jalannya dialog dan audiensi dengan pimpinan legislatif. Melalui siaran langsung yang diselenggarakan oleh Media Keluarga Presiden Mahasiswa Trisakti, masyarakat dapat menyaksikan secara terbuka proses penyampaian aspirasi, argumentasi yang dibangun mahasiswa, hingga respons yang diberikan oleh para pemangku kebijakan.
KBMT meyakini bahwa gerakan mahasiswa tidak hanya hadir di jalanan, tetapi juga harus mampu mengoptimalkan ruang dialog, pengawasan publik, dan keterbukaan informasi sebagai instrumen perjuangan demokrasi. Oleh karena itu, Trisakti akan terus berkomitmen menjaga transparansi, membangun komunikasi yang konstruktif, serta memastikan bahwa setiap langkah perjuangan tetap berpijak pada kepentingan rakyat, nilai-nilai demokrasi, dan semangat reformasi.Narasi ini membantah tudingan secara elegan tanpa terkesan defensif, sekaligus menonjolkan tiga pesan utama: inklusifitas gerakan, keselamatan mahasiswa, dan transparansi kepada publik. (L)

















